Kinantanzoozoo bukittinggi wajah baru kinantan zoo kebun . Apalgi dengan harga tiket yang tidak mahal, malah terkesan murah. Tiket masuk green house lezatta alamat bukittinggi payakumbuh. Juli 08, 2021 tiket masuk kinantan zoo bukittinggi tiket ini termasuk tiket. Taman margasatwa dan budaya kinantan atau lebih dikenal dengan nama kebun
MenurutIqbal, hari pertama dibukanyaTMSBK harga tiket masuk di Kebun masih normal tidak ada peningkatan, untuk anak-anak masih biasa Rp 20 ribu, dewasa Rp 25 ribu dan WNA, Rp 45 ribu, rincinya. "Masih seperti biasa, kita belum menaikkan harga tiket pada pembukaan pertama Kebun Binatang pasca penetapan new normal di Bukittinggi," ujar Iqbal.
Bagiyang datang dari luar bukittinggi dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Terlihat sekali kalau kebun binatang. Harga tiket masuk bali zoo. Di kebun binatang kinantan bukit tinggi sumbar. Nov 29, 2021 · saat weekday, harga tiket masuk kinantan zoo adalah rp10,000.00. Harga tiket masuk bali zoo.
Vay Tiền Nhanh. Kota Bukittinggi memiliki tingkat perekonomian terbesar kedua di daerah Sumatera Barat ini ternyata memiliki banyak sekali tempat destinasi wisata yang sangat menarik untuk hanya wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, atau bahkan mitos legenda setempat yang menjadi daya tarik di wisata di Bukittinggi, namun ada berbagai objek wisata yang jarang terjamah oleh memanjakan rasa penasaran kalian akan tempat wisata di Bukittinggi, simaklah beberapa pilihan tujuan wisata populer yang ada di Bukittinggi berikut ini1. Taman Margasatwa & Budaya Kinantan2. Jam Gadang3. Lembah Ngarai Sianok4. Lobang Jepang5. Rumah Pohon Inyiak6. Taman Panorama Bukittinggi7. Istana Bung Hatta8. Taman Monumen Bung Hatta9. Bukit Ngarai Takuruang10. Benteng Fort de Kock11. Taman Ngarai Maaram12. De Kock Café13. Janjang Ampek Puluah14. Janjang Saribu15. Museum Rumah Adat Baanjuang16. Danau Singkarak17. Air Terjun Lembah Anai18. Danau Maninjau19. Museum Tri Daya Eka Dharma20. Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta21. Taman Tirtasari22. Jembatan Limpapeh23. Jembatan Gantung Guguak24. Batu Kurai Limo Jorong25. Tabiang Takuruang26. Taman Margasatwa / Kebun Binatang Bukittinggi27. Balaikota Bukittinggi28. Janjang 4029. Taruko Café30. Puncak Lawang31. Sungai Belimbing32. Masjid Raya Bukittinggi33. Pantai Nirwana34. Makam Tuanku Syekh Imam Jirek35. Pantai Caroline36. The Great Wall of Koto Gadang37. Taman Bunga Rafflesia Arnoldi38. Danau Tarusan Kamang39. Pasar Atas dan Pasar Bawah1. Taman Margasatwa & Budaya KinantanTempat wisata pertama yang akan dibahas adalah destinasi wisata berupa kebun binatang paling legendaris yang ada di negara di atas Bukit Cubadak Bungkuak, kebun binatang satu ini menyimpan banyak sekali koleksi aneka satwa terlengkap di daerah Pulau konsep yang diterapkan sendiri adalah kombinasi antara nilai alam, historis, budaya, serta edukasi yang bisa kalian nikmati hanya di dalam satu lagi, disini kalian juga bisa melihat rumah adat Minangkabau yang bernama “Baanjuang” serta ada juga jembatan Jl. Cindua Mato, Benteng Ps. Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Jam GadangTak hanya menjadi tujuan destinasi wisata utama, Jam gadang juga menjadi salah satu ikon dari provinsi Sumatera gadang menjadi penanda maupun markah tanah dari kota Bukittinggi. Jam satu ini mempunyai desain yang unik berbentuk bulat dengan diameter 80 itu, jam tersebut juga ditopang dengan lantai dasar ukuran 13 × 4 meter sehingga membuatnya terlihat seperti tugu maupun di tahun 1926, jam ini dirancang oleh arsitek Yazin serta Sutan Gigi Ameh yang dijadikan sebagai hadiah dari Ratu Belanda terhadap Rook Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kab. Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Lembah Ngarai SianokLembah Ngarai Sianok merupakan salah satu lembah curam yang terletak di tengah – tengah kota wisata satu ini memiliki panjang serta berkelok – kelok dengan kedalaman mencapai 100 meter serta memiliki rute dengan lintasan kurang lebih 15 km dengan lebar 200 wisata yang masih tergolong alami ini sangat pas dikunjungi bagi kalian yang gemar akan penjelajahan dengan cara berjalan kalian berkunjung ke lembah ini, kalian akan disambut dengan binatang liar seperti monyet hingga burung yang terlihat sangat Taman Panorama, Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Lobang JepangSesuai dengan namanya, Lobang Jepang adalah salah satu bangunan peninggalan dari bangsa satu ini banyak sekali menyimpan kenangan masa lalu negara panjang sekitar 1,47 kilometer, lorong ini miliki 21 lobang kecil yang dulunya dipakai untuk menyimpan amunisi, ruang rapat, dan bilik serdadu dari Lobang Jepang ini juga tak jauh dari Lembah Ngarai Sianok, sehingga tidak ada salahnya apabila kalian sejenak mampir lokasi wisata, nantinya kalian akan dipandu untuk memasuki lubang, lalu diajak menuruni tangga sejauh 64 meter untuk tiba di Jl. Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Rumah Pohon InyiakRumah Pohon Inyiak memiliki daya tarik utama berupa miniatur patung Merlion yang bentuknya sangat mirip dengan ikon dari negara di bawahnya juga terdapat kolam untuk menampung air yang keluar dari arah mulut patung si singa fasilitas yang sudah tersedia disana seperti wifi gratis, berbagai wahana seru Kapal Kuliner Inyiak, Rumah Vietnam, Rumah Gadang Lontiak, Palanya Inyiak yang mampu menarik wisatawan untuk Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Taman Panorama BukittinggiDari arah Taman Panorama, kalian dapat melihat view mempesona dari alam Ngarai Sianok dengan lebih karena keindahan alamnya, Ngarai Sianok tersebut sempat dijadikan sebagai latar belakang pada pecahan uang di tahun 1980 yang yang diberikan pada taman satu ini juga sangat rindang, sebab terdapat pepohonan yang berjajar di kawasan fasilitasnya sendiri juga sudah cukup lengkap, seperti gazebo yang bisa kalian sebagai tempat bersantai hingga spot foto Jl. Panorama, Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Istana Bung HattaGedung Istana Bung Hatta diklaim menjadi inventaris cagar budaya yang ada pada tahun 2007 ini memiliki nilai historis sejarah yang cukup penting untuk negara Indonesia sebab menjadi saksi sejarah Pemerintahan Darurat historis satu ini lokasinya ada di jantung pusat Kota Bukittinggi, Sumatera Bung Hatta berada di atas lahan seluas meter persegi dengan luas bangunan utamanya adalah meter dari bangunannya sendiri memiliki karakteristik khas dengan gaya arsitektur dalam gedung ini menyimpan beberapa foto dari kehidupan Bung Hatta dari masa kecil sampai menjadi Wakil Presiden RI Bukit Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Taman Monumen Bung HattaLokasi taman ini sangat strategis, yakni berada di kawasan taman tepi jalan yang menuju ke arah Menara Jam perunggu dengan ukuran besar yang menyerupai sosok Bung Hatta juga akan kalian lihat ketika memasuki puncak itu, di taman ini juga terdapat beberapa ornamen berwujud gambaran relief perjalanan Bung Hatta serta keramik prasasti yang isinya berupa pesan inspiratif dari Bung Benteng Ps. Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional WIB Setiap Hari & hingga WIB Pada Waktu Hari Libur.9. Bukit Ngarai TakuruangBukit Ngarai Takuruang merupakan suatu bukit yang menjadi salah satu lembah dari ngarai sendiri ada di hamparan sawah, yang juga membuatnya disebut sebagai Bukit Ngarai Takuruang. Di sekitar tempat wisata ini juga ada aliran sungai yang tak begitu kalian yang gemar dengan kegiatan camping, maka kalian juga bisa menggelarnya di tempat hanya berwujud bukit yang dilengkapi dengan lembah, namun pada waktu malam hari, tempat ini juga bisa digunakan sebagai lokasi untuk melihat pemandangan langit yang Taman Panorama, Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Benteng Fort de KockBenteng satu ini telah didirikan sejak tahun 1830 oleh Pemerintah Kolonial Hindia satu ini berada di atas bukit, sehingga ketika kalian berada di tempat ini, kalian bisa dengan leluasa mengamati lokasi sekitar tanpa terhalang hanya menjadi tempat bersejarah, namun benteng ini sekarang juga dimanfaatkan sebagai kebun dari itu, tempat ini sangat pas dikunjungi bersama anak – anak. Sebab sebagai tempat bersejarah, kalian juga bisa memberikan edukasi singkat dengan lebih Jl. Yos Sudarso, Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Taman Ngarai MaaramTaman Ngarai Maaram digunakan sebagai lokasi Ruang Terbuka Hijau di kota Bukittinggi untuk mengimbangi laju pertumbuhan perumahan yang semakin di atas lahan seluar 1 hektar, taman ini memiliki berbagai fasilitas penunjang di dalamnya seperti jalan setapak dari paving block yang mengelilingi taman, playground, bangku taman, toilet umum, amphitheater, dan jembatan itu, suasana yang ditawarkan di lokasi taman ini juga memberikan kesejukan udara lengkap dengan pemandangan alam pepohonan hijau yang area sekitar taman juga sangat terjaga dengan baik, hal tersebut dapat terlihat dari kebersihan yang ada di Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – De Kock CaféCafe ini terletak di kawasan benteng Fort De Kock yang memberikan sajian aneka makanan khas dari Bukittinggi dengan kombinasi ala – ala bangunan dari cafe ini juga disajikan seolah – olah sebagai tempat untuk bersantai yang menyatu dengan memberikan sajian menu yang lezat, tempat ini juga memberikan beberapa spot selfie Jl. Teuku Umar Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Janjang Ampek PuluahJanjang Ampek Puluah adalah anak tangga yang menjadi penghubung antara Pasar Atas Ateh dengan Pasar Bawah Kota ini sudah dibangun sekitar pada pada tahun 1908 atas perintah dari Asisten Residen Belanda yang bernama Louis Constant paling atas terdiri dari undakan yang berjumlah 40 dengan ukuran jumlah janjang semuanya setidaknya ada lebih dari 100 undakan. Janjang tersebut fungsinya untuk membantu kegiatan perekonomian masyarakat lokal sekaligus menjadi destinasi unik untuk wisatawan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Janjang SaribuDisebut sebagai janjang saribu sebab jumlah anak tangga yang ada di lokasi wisata berjumlah saribu ini adalah tempat wisata yang memberikan pesona alam yang masih alami. Tempat satu ini juga berliku – liku dengan tujuan untuk menelusuri celah wisata satu ini biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengambil air minum yang diperoleh dari lembah tempat inilah, kalian dapat menikmati pemandangan gunung Merapi serta Singgalang yang nampak megah nan Bukit Apit Puhun, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Museum Rumah Adat BaanjuangTempat wisata dengan genre tradisional suku Minangkabau ini disebut sebagai rumah adat adat satu ini fungsinya untuk melestarikan budaya dari beberapa macam budaya adat dari Minangkabau dan alat tradisional yang disimpan di dalam tempat yang strategis di pusat kota, sehingga tempat wisata ini sangat mudah untuk berlibur, kalian juga bisa sekaligus menambah ilmu dengan lebih Jl. Cindur Mato Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Danau SingkarakDanau Singkarak menjadi danau yang paling luas di daerah Sumatera Barat dengan membentang luas di antara kawasan Kabupaten Tanah Datar dengan luas sekitar 108 km persegi, keberadaan dari danau ini memberikan banyak manfaat untuk warga satu ini bermanfaat untuk masyarakat setempat sebab berfungsi sebagaiLokasi pembangkit listrik untuk menggerakkan generator PLTA pengairan lahan pertanian atau terasering lokasi budidaya satu ini juga terkenal akan spesies ikan endemik bernama ikan Bilih yang hanya dapat hidup di danau ini Jalan Sumpu Sumani, Kampung Minang, Sumpu, Batipuh Selatan, Danau, X Koto Singkarak, Kabupaten Tanah Datar. Harga Tiket Jam Operasional 24 Air Terjun Lembah AnaiBagi para pengendara kendaraan bermotor yang berasal dari Padang menuju Bukittinggi pastinya akan melalui tempat wisata satu ini. Sebab lokasi air terjun ini hanya berjarak beberapa meter dari arah bahu arah bahu jalan pun, kalian sudah dapat menikmati panorama air yang terjun yang turun dari atas tebing yang dari curu satu ini memiliki tinggi sekitar 35 meter yang mampu menghipnotis siapa pun yang lokasinya yang ada di pinggir jalan raya, tak heran apabila lalu lintas ke arah wisata alam ini selalu padat pada waktu musim liburan Singgalang, Kec. Sepuluh Koto, Kab. Tanah Datar, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Danau ManinjauDanau Maninjau lokasinya ada di atas ketinggian sekitar 460 mdpl, tepatnya ada di kawasan Kabupaten atau danau ini adalah danau vulkanik yang memiliki luas sekitar 100 km persegi dengan kedalaman kurang lebih 105 dari adanya dari erupsi Gunung Sitinjau, letusan gunung tersebut membentuk kaldera sehingga menjadi sebuah danau seperti satu ini juga menjadi danau terluas ke 11 yang ada di suasana yang disajikan juga terasa sangat asri dengan ditemani udara yang sejuk khas dari perbukitan hijau disekitar lokasi Tanjung Raya, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Museum Tri Daya Eka DharmaMuseum Tri Daya Eka Dharma adalah suatu museum yang diresmikan oleh Bung dalam museum ini, kalian bisa melihat adanya ratusan senjata yang sempat digunakan pada saat dari museum ini juga memiliki filosofis yang sangat unik, yakni kata “tri daya eka dharma” yang berarti unsur kekuatan satu pengabdian, yang dihubungkan dengan falsafah satu ini didirikan sebagai media untuk komunikasi antara generasi serta sebagai pewaris semangat juang dan juga nilai – nilai Jl. Panorama Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Museum Rumah Kelahiran Bung HattaDestinasi wisata satu ini merupakan tempat untuk kalian yang merindukan sosok dari Bung satu ini terdiri atas dua lantai yang mempunyai desain denah jajaran genjang. Selain itu, arsitektur dari bangunan ini pun mempunyai nilai yang tinggi dan sebagian besar bahan bangunannya berupa kayu kalian merupakan tipe orang yang amat memperhatikan artistik rumah, maka desain dari museum ini sangat cocok untuk kalian Jl. Soekarno Hatta Campago Ipuh, Kec. Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Taman TirtasariTaman Tirtasari terletak di wilayah Kabupaten Agam dengan memiliki waktu tempuh sekitar 30 menit dari arah Kota taman satu ini, kalian akan diberikan suguhan berupa panorama alam lengkap dengan fasilitas penunjang wisata yang telah disediakan oleh pihak pengelola seperti memberi makan ikan, bersepeda air, spot foto rumah hobbit serta rumah pohon.Yang membuat taman ini unik ialah adanya danau buatan di sekitar taman yang menjadi daya tarik tersendiri untuk sebagian taman ini baru diresmikan pada 11 – 12 Desember 2016, tetapi tempat ini selalu ramai dikunjungi setiap Koto Tangah, Kec. Tilatang Kamang, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Jembatan LimpapehJembatan limpapeh merupakan suatu jembatan gantung yang berada di atas berupa jembatan ini digunakan untuk menghubungkan taman margasatwa dengan budaya kinantan serta benteng fort de panjangnya sendiri sekitar 90 meter yang dilengkapi dengan berbagai ornamen unik berwarna kuning Jl. Ahmad Yani Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Jembatan Gantung GuguakJembatan ini menjadi jembatan gantung terpanjang yang ada di Sumatera Barat dengan panjang lintasan mencapai 125 meter serta terletak di atas ketinggian 150 meter dari dasar Ngarai ini juga dikelilingi dengan lembah curam yang dialiri sungai deras di dari bahan baja, jembatan ini berfungsi untuk menghubungkan antara Guguak Tinggi dengan Guguak zaman dulu sebelum terdapat jembatan gantung ini, warga Guguak Tinggi dengan Guguak Randah harus naik turun ngarai. NamunTetapi selepas dibangun jembatan gantung, jarak tempuh mereka pun menjadi lebih jembatan ini pun menjadi lokasi rekreasi sebab menawarkan keindahan pemandangan air terjun di sebelah kiri serta hamparan sawah yang ada di ujung Guguak Tabek Sarojo, Kec. Iv Koto, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Batu Kurai Limo JorongDisebut sebagai Batu Kurai Limo Jorong sebab memiliki arti tempat musyawarah adat dengan lima dengan suku tersebut biasanya akan duduk bersandar di batu tersebut. Situs satu ini terdiri atas lima buah batuan alam yang telah ditata secara yang sekarang telah dijadikan sebagai monumen ini pun mampu menarik banyak wisatawan setiap wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara juga selalu berdatangan ke tempat ini untuk melihat sejarah dan budaya yang unik di Jl. Kurai, Parit Antang, Kec. Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Tabiang TakuruangDestinasi wisata satu ini merupakan lokasi wisata yang dapat dikatakan masih Takuruang memiliki pemandangan berupa aliran air yang sangat jernih. Konon, tempat wisata ini juga terbentuk sebab adanya gempa besar yang terjadi ribuan tahun menjadikan tempat ini sangat unik adalah pada bagiannya ada sebuah bongkahan tanah sekarang ini, lokasi wisata sudah didesain dengan menggunakan perawatan yang canggih, sehingga dapat kalian jadikan opsi menarik ketika Sianok Anam Suku, Kec. IV Koto, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Taman Margasatwa / Kebun Binatang BukittinggiSalah satu kebun binatang yang ada di Bukittinggi yaitu Taman Margasatwa binatang satu ini merupakan kebun binatang tertua yang ada di negara Indonesia. Dengan berkunjung kesini, kalian dapat melihat koleksi berbagai binatang yang sangat wisata satu ini sangat cocok dikunjungi bersama anak – anak maupun murid, sebab dapat menjadi tempat rekreasi edukasi yang sangat menyediakan berbagai satwa, di tempat ini juga ada beberapa wahana permainan menarik yang dapat kalian Jl. Cindua Mato, Benteng Ps. Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional – Balaikota BukittinggiBangunan kantor yang nampak berdiri megah dengan adanya jendela serba kaca serta atap genteng yang menjulang tinggi khas dari Bukittinggi ini nampaknya menarik banyak sekali perhatian dari wisatawan yang datang dari luar area depan kantor, terdapat kawasan rerumputan hijau yang pada umumnya dimanfaatkan sebagai tempat untuk menggelar di Bukit Gulai Bancah, bangunan ini baru didirikan pada tanggal 26 Juni 2015 dengan tatanan yang sangat rapi dan Jl. Kesuma Bhakti Bukit Gulai Bancah, Kubu Gulai Bancah, Kec. Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Janjang 40Janjang 40 ini berfungsi untuk mengaitkan Pasar Atas dengan Pasar Bawah yang memiliki jumlah anak tangga mencapai lebih dari 100 itu, pembangunan dari janjang ini juga memiliki tujuan sebagai penataan pasar, maka dari itu, bangunan ini juga telah banyak mengalami renovasi oleh pihak pemerintah janjang ini terdapat sebuah gapura dengan gaya kolonial yang memiliki empat tiang yang ditanam dalam dua pondasi pada sisi bagian bentuk atap gapuranya sendiri seperti segitiga yang memiliki tulisan “Janjang Ampek Puluah” di bagian itulah yang memberikan pesan terhadap masyarakat serta wisatawan mengenai sejarah dari Janjang 40 itu Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Taruko CaféCafé ini satu ini merupakan café yang paling indah seantero Bukittinggi sebab lokasinya yang terletak di dasar lembah serta merupakan gugusan dari Ngarai Sianok serta Tabiang dari café ini berwujud ruangan terbuka yang memiliki nuansa alam hijau alami yang langsung menyambut hangat kedatangan para waktu tempuh 15 – 20 menit perjalanan dari arah Kota Bukittinggi, kalian akan melewati jalanan berkelok dengan pemandangan yang menyegarkan mata untuk tiba di lokasi menu kuliner hingga kopi juga tersedia semua di tempat Jl. Binuang, Sianok Anam Suku, Kec. Ampek Koto, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Makanan Mulai dari – Jam Operasional – Puncak LawangPuncak satu ini menjadi lokasi terbaik untuk dapat menikmati panorama alam Danau Maninjau dari atas ini juga sekaligus menjadi puncak tertinggi yang ada di kawasan perbukitan wisata alam Danau Maninjau, dimana ketinggiannya mencapai 1210 terletak kurang lebih 21 km dari arah Pusat Kota area puncak juga telah disediakan wahana Paralayang maupun Paragliding yang cocok untuk kalian yang suka akan wahana pemacu adrenalin sembari menikmati panorama alam di untuk datang sekitar pukul 9 – 10 pagi agar pesona alam disana tidak tertutup oleh kabut yang Lawang, Kec. Matur, Kab. Agam, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional – Sungai BelimbingSungai Belimbing sangat pas dikunjungi bagi kalian yang hobi dengan tersebut disebabkan, pemandangan yang tersaji di wilayah sungai ini sangatlah mempesona. Mulai dari airnya yang sangat jernih serta deru aliran air yang tidak terlalu deras bisa dimanfaatkan sebagai lokasi untuk itu, suasana yang ada di sekitar tempat wisata juga sangat segar dan menenangkan, kalian dapat menikmati panorama sungai tersebut dengan bersantai di tempat duduk yang Batusangkar, Limo Kaum, Kec. Lima Kaum, Kab. Tanah Datar, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Masjid Raya BukittinggiMasjid satu ini lokasinya ada di Pasar Atas Bukittinggi yang dekat dengan Jam menarik dari masjid ini adalah suasananya yang ramai tetapi terasa sangat damai. Di depan area masjid juga telah banyak tersedia pedagang yang menjajakan satu ini kerap kali didatangi oleh para wisatawan muslim untuk lokasi toilet serta ruang wudhunya terletak di lantai bawah tanah dengan ruang yang lumayan Jl. Cindua Mato Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Pantai NirwanaPantai Nirwana menjadi tempat wisata favorit para wisatawan sebab lukisan alamnya tergambar dengan jelas di area karang serta koral kecil juga terlihat tersebar di sepanjang bibir pantai lengkap dengan adanya deretan pohon kelapa serta pasir putih yang menambah kesan syahdu di lokasi arah pantai ini, kalian bisa melihat adanya kapal penumpang hingga kapal dagang yang bersandar di Pelabuhan Teluk itu, pantai ini juga menjadi spot favorit untuk menikmati sunset romantis pada saat bulan Juni sampai fasilitasnya sendiri juga cukup lengkap, sudah ada kano, penyewaan perahu, tenda untuk camping, dan fasilitas lainnya yang dapat kalian Jl. Raya Padang – Painan, Teluk Bayur, Kec. Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Makam Tuanku Syekh Imam JirekSalah satu kegiatan wisata yang digemari oleh umat Islam ialah dari Tuangku Syekh Imam Jirek ini dapat kalian jadikan sebagai satu ini memiliki nisan yang berbentuk pipih pada kedua ujungnya dengan bentuk yang cukup unik seperti bujur kalian belum pernah berziarah sebelumnya, makam ini dapat menjadi pilihan sebab memiliki suasana sejuk, sehingga kegiatan berdoa akan menjadi lebih Jl. Veteran, Kubu Gulai Bancah, Kec. Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 Pantai CarolinePantai Caroline juga memiliki pesona alam yang mampu menarik perhatian para wisatawan luar dan dalam kelapa yang nampak rapi berjajar di tepi pantai dilengkapi dengan pasir putih yang bersih juga turut menambah keanggunan dari pantai satu itu, panorama keindahan alam bawah lautnya juga sangat lengkap, mulai dari terumbu karang hingga berbagai jenis ikan hias yang di pantai ini juga sudah ada fasilitas berupa penyewaan boat ataupun perahu nelayan untuk mengitari Jl. Padang Painan, Bungus Selatan, Kec. Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Harga Tiket Jam Operasional 24 The Great Wall of Koto GadangTempat wisata ini sebetulnya adalah salah satu bagian dari tempat wisata Janjang tempat ini sempat tidak ebih populer daripada Taman Panorama atau objek wisata lainnya, sehingga pemerintah setempat lalu mendirikan suatu tembok besar serta memberinya nama yang unik supaya para pengunjung menjadi satu ini dijadikan sebagai penghubung antara kota Bukittinggi dengan Goa Jepang pada pintu Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136. Harga Tiket – Jam Operasional – Taman Bunga Rafflesia ArnoldiSiapa yang tidak kenal dengan bunga paling langka di dunia satu ini?Nampaknya, kota Bukittinggi memiliki kawasan tempat bunga ini berkembang. Dan konon katanya, bunga ini menjadi bunga yang paling besar di tidak heran apabila kawasan wisata ini lalu dijadikan sebagai salah satu tempat destinasi wisata yang menarik untuk ada beberapa peraturan yang ada di tempat wisata ini, seperti dilarang menginjak maupun duduk di inang bunga, dilarang menyentuh bunga, hingga dilarang untuk terlalu dekat dengan bunga, .Alamat Gadut, Tilatang Kamang, Gadut, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat 26151. Harga Tiket – Jam Operasional 24 Danau Tarusan KamangTempat wisata yang berada di kawasan Bukittinggi berikutnya ialah tarusan tempat wisata ini terdapat danau sebuah danau yang memberikan panorama alam yang sangat lokasinya sendiri hanya sekitar 14 kilometer dari arah kota Jorong Halalang, Kamang Mudiak, Kamang Magek, Agam Regency, West Sumatra 26152. Harga Tiket – Jam Operasional – Pasar Atas dan Pasar BawahLiburan ke Bukittinggi tidak akan lengkap jika tidak berwisata satu tempat wisata belanja yang sangat populer di kota Bukittinggi ialah Pasar Atas Ateh serta Pasar dengan namanya, kedua pasar tersebut dihubungkan dengan sebuah tangga dimana Pasar Atas terletak di bagian atas, sementara untuk Pasar Bawah berada di bagian Atas ini lebih banyak menjual beberapa keperluan rumah tangga, busana, serta pernak – pernik khas dari semakin menuju bawah ke Pasar Bawah, maka kalian akan banyak menjumpai pedagang makanan serta bahan memasak yang termasuk ragam jajanan pasar Khas dari Bukittinggi beserta oleh – oleh Jl. Cindua Mato Benteng Ps. Atas, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136. Harga Tiket – Jam Operasional – WIB.
Benteng Fort De Kock Harga Tiket Masuk Jam Buka - Nomor Telepon -. Alamat / Lokasi Jl. Yos Sudarso, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 26136. Siapa yang pernah melihat pahlawan Tuanku Imam Bonjol di pecahan uang Rp5000? Peran heroik hidupnya terekam dalam sejarah Perang Paderi. Fort De Kock menjadi salah satu saksi Perang Paderi terjadi. Benteng pertahanan peninggalan Hindia-Belanda kini menjadi salah satu destinasi wisata di Bukittinggi. Posisinya yang berada di Kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi, memberikan banyak pilihan hiburan bagi para pengunjung. Fort De Kock memiliki paket lengkap sebagai destinasi wisata. Kisah dan sejarahnya bisa menjadi pembelajaran. Suasana yang asri dan teduh cocok bagi para orang tua memanjakan mata. Banyak objek foto yang menarik bagi kaum muda. Selain itu, terdapat juga taman bermain untuk anak-anak. Harga Tiket Masuk Fort De Kock Berikut adalah biaya tiket masuk dan wahana Kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi. Benteng Fort De Kock Tiket Masuk Anak-anak Tiket Masuk Dewasa Baca JAM GADANG Bukittinggi Ragam Aktivitas Menarik Jam Operasional Kawasan wisata benteng ini ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan. Pada musim liburan sekolah tempat ini akan dipadati oleh keluarga dengan anak-anak kecil. Jam Operasional Jam Buka – Eksplorasi Wisata Bentang Fort De Kock Bentang bersejarah ini menawarkan wisata yang penuh pendidikan sejarah. Terutama perjuangan Tuanku Imam Bonjol pada perang Padri. Bangunan-bangunan benteng yang kental bernuansa kolonial menambah nyata suasana tempo dulu. Berikut beberapa aktivitas wisata menarik di kawasan bentang ini. Baca Tempat-tempat Wisata Menarik di Bukittinggi Menikmati Pemandangan Bukittinggi Bangunan menara putih hijau degan ketinggian mencapai 20 meter Fort De Kock – Foto GoogleMaps/Jaap Berguis Lokasi benteng berada di atas Bukit Jirek dengan ketinggian 958 mdpl. Bentang ini masih termasuk dari bagian Kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan. Berada di ketinggian, pengunjung dapat menikmati keindahan Bukittinggi secara leluasa. Jika ingin mendapatkan panorama yang lebih luas, wisatawan bisa naik ke bagian atas bangunan benteng. Baca NGARAI SIANOK Bukittinggi Tiket & Ragam Aktivitas Meriam di Benteng Fort De Kock Peninggalan Perang Padri Meriam peninggalan 1813 yang masih terlihat kokoh – Foto GoogleMaps/ Daniel Weber Fort De Kock merupakan benteng pertahanan pemerintahan Hindia-Belanda yang dibangun pada zaman Perang Paderi. Perang Paderi sendiri bermula dari perpecahan masyarakat minang di antara kaum adat dan kaum Paderi ulama. Pihak Hindia-Belanda terlibat ketika kaum adat mulai terdesak dan meminta bantuan. Baca Wisata Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta Secara fisik, bentuk benteng saat ini sudah tidak terlihat. Mengingat pemerintah setempat sempat melakukan pemugaran benteng pada tahun 2002. Namun masih terdapat misil meriam di keempat sisi dengan inskripsi catatan tahun 1813. Selain itu, terdapat parit melingkar dengan kedalaman 1 m dengan lebar 2m sebagai penanda bekas benteng. Piknik Di Sekitar Fort De Kock Suasana yang teduh dan tenang cocok bagi pengunjung yang ingin melakukan piknik. Banyak pengunjung datang ke wisata ini berbekal tikar atau alas duduk. Sembari menikmati bekal yang dibawa, pengunjung dapat menikmati suasana alami dan kicauan burung. Tak lupa terdapat area bermain anak yang dapat menjadi hiburan gratis bagi para pengunjung yangmembawa anak kecil. Wahana Sepeda Gantung Wahana sepeda gantung di area sekitar benteng – Foto GoogleMaps/Yulman Siapa yang belum pernah menikmati bersepeda di atas tali? Wahana unik ini baru saja dirilis pemerintah daerah untuk meningkatkan daya tarik wisata benteng. Para pengunjung dapat merasakan sensasi bersepeda gantung yang melintas di atas taman. Jangan lupa untuk foto saat mencoba wahana ini, ya! Menunggang Kuda dan Gajah Wisata menunggangi Kuda di Fort De Kock – Foto GoogleMaps/ Domi Sepri Selain sepeda gantung, wahana atraktif yang menarik lainnya adalah menunggang kuda dan gajah. Wahana ini tersedia bagi anak-anak. Bagi para pengunjung yang ingin mencoba akan ditemani pemandu khusus selama permainan. Taman Burung Tropis Ketika memasuki area Fort De Kock para pengunjung akan melihat sangkar-sangkar besar. Sangkar-sangkar tersebut berisi berbagai macam burung daerah tropis. Koleksi burung di area ini diantaranya adalah burung kaka tua, burung nuri, dan burung jalak. Kicau burung kerap menyambut pengunjung yang bertamasya di Fort De Kock. Kebun Binatang & Museum Rumah Adat Baanjuang Lokasi Benteng Fort De Kock yang berada di kawasan TMSBK, bertetangga dengan beberapa objek wisata lainnya. Dari benteng ini pengunjung dapat menggunakan akses jembatan gantung, Jembatan Limpapeh untuk bisa ke area kebun binatang dan rumah adat. Kebun binatang Bukittinggi merupakan salah satu kebun binatang tertua di Indonesia. Koleksi hewan yang berada di Kebun Binatang Bukittinggi merupakan yang terlengkap di Pulau Sumatera. Museum Rumah Adat Baanjuang dengan gaya Rumah Gadang Bagonjong Gajag Maharam – Foto GoogleMaps/Ratna Evan Selain kebun binatang ada pula Museum Rumah Adat Baanjuang berupa bangunan dengan gaya Rumah Gadang Bagonjong Gajag Maharam. Tujuan dari museum ini sebagai tempat pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Minangkabau. Di dalam museum, pengunjung dapat menyewa dan berfoto dalam balutan busana pengantin Minang di pelaminan. Lokasi dan Akses Fort De Kock Fort De Kock termasuk dalam Kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi. Lokasinya terletak di Jalan Yos Sudarso, Benteng Pasar Atas, Guguk Panjang. Objek wisata ini hanya berjarak 1 km dari ikon Jam Gadang Bukittinggi. Pengunjung dengan kendaraan pribadi dapat menempuh perjalanan kurang dari 10 menit. Untuk transportasi umum, pengunjung dapat mencari bus atau angkutan dengan rute Pasar Bawah – Simpang Alur. Titik pemberhentian yang dapat dipilih adalah RSUD Dr. Achmad Mochtar. Dari lokasi ini pengunjung dapat berjalan kaki kurang lebih 150 meter, menuju loket pintu masuk Kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan.
Taman Marga Satwa & Budaya Kinantan, atau yang lebih dikenal dengan Kebun Binatang Bukittinggi, merupakan salah satu wisata anak dan keluarga di Sumatera Barat. Kebun binatang yang juga dilengkapi dengan Museum Rumah Adat Baanjuang, serta Jembatan Limpapeh yang terhubung dengan Benteng Fort de Kock. Apa kabar, teman-teman?Menjelang libur akhir tahun kemarin, memang berbarengan dengan Giva yang baru aja nerima raport, lalu libur sekolah dan mengaji. Teman-teman yang juga punya anak usia sekolah, mungkin juga sama ya. Untuk mengisi liburan Giva, sekaligus biar adeknya juga lihat-lihat hewan, capcuss lah kami ke Kebun Binatang Bukittinggi. Karena mau ngajak saya, neneknya Giva, serta nenek Saras, Giva sekeluarga boyongan pulang kampung dulu dari rumah mereka di Kota Padang. Besoknya berangkatlah kami menuju Bukittinggi. Udah memasuki musim liburan, jalanan pun dipadati oleh kendaraan plat BM dan plat B, haha... Warga Riau dan Jakarta pada liburan ke SumBar nih. Jadi jalanan menuju Bukittinggi siang itu lumayan macet juga sih. Karena pingin makan Itiak Lado Mudo Ngarai, jadilah kami belok dulu ke Ngarai Sianok. Nanti cerita Ngarai Sianok di post berbeda ya... Dari Ngarai Sianok, lanjut kami menuju Kebun Binatang Bukittinggi. Wow jalanannya makin macet, apalagi di area Jam Gadang. Akhirnya ayahnya Giva pun parkir di depan ruko, lalu kami jalan kaki melewati tangga yang menuju kebun binatang. Naik tangga yang lumayan engap juga, hahah... Di tengah siangnya Bukittinggi yang lumayan panas. Nenek Saras sampe istirahat dulu naik tangganya, hahah... Giva naik tangga sembari lari, sementara Adek Devin jalan kaki, nggak digendong. Hebattt... Sampailah kami di atas. Tinggal nengok ke kiri, udah kelihatan deh gerbang kebun binatangnya. Kanan dan kiri jalan dipenuhi oleh kedai jajanan khas tempat wisata. Ada pula yang jualan kacang rebus, untuk berbagi dengan monyet. “Bu Ita, Giva mau rambut nenek...” Kami pun berhenti dulu di sebuah kedai rambut nenek, atau kalau saya dulu bilangnya gulali. Makanan berkapas-kapas itu pun harganya Rp. 15 ribu. “Nggak kurang ya, Bu?” Mana tau bisa ditawar kan, hehe... Dan ibunya cuma ketawa. Ya sudahlah, capcuss bayar. Belum masuk, Bu Ita udah dipalakin aja, hahahah... Alamat dan Jam Operasional Kebun Binatang Bukittinggi Sampailah kami di depan gerbang Kebun Binatang Bukittinggi. Oh ya, teman Giva juga ada yang mau ke Kebun Binatang Bukittinggi di hari yang sama. Jadi papanya anak itu ngabarin, kalau parkiran udah penuh banget. Ini makanya ayahnya Giva markir di depan ruko, di ruas jalan yang berbeda dengan kebun binatang. Kebun Binatang Bukittinggi ini berada di Jl. Cindua Mato. Benteng Pasar Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Karena memang bisa terbilang tempat wisata favorit, transportasi menuju Bukittinggi ini lumayan beragam sih. Biasanya terpusat di area Jam Gadang. Dari sana, kalau mau ke kebun binatang ini atau tempat wisata sekitar, bisa naik delman, atau taksi online, serta ojek online pun ada kok. Area depan yang cukup luas ini dipadati oleh kedai-kedai makanan minuman, serta souvenir khas Minang – terutama Bukittinggi. Kebun Binatang Bukittinggi ini buka setiap hari, mulai jam 8 pagi s/d jam 6 malam. Sebelum masuk, kita beli tiket duluuu... Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Bukittinggi Untuk membeli tiket masuk Kebun Binatang Bukittinggi, bisa secara tunai maupun non tunai menggunakan Brizzi. Mungkin ada alat pembayaran non tunai lainnya, kayak GoPay, saya kurang tau juga sih, karena saya berada di loket pembayaran tunai. Ini loketnya memang terpisah dengan jarak yang nggak bersebelahan. Harga tiket untuk anak-anak sebesar Rp. 20 ribu, sedangkan orang dewasa Rp. 25 ribu. Sementara untuk abang atau kakak bule, bayarnya Rp. 40 ribu. Mana tau teman-teman mau ke sana barengan sama keluarga atau teman-teman bule. Harga tiket mereka beda ya, haha... Saya antri beli tiket masuk untuk 4 orang dewasa dan 2 anak-anak. Ternyata pas bayar, karena nggak punya kartu Brizzi, saya pun diminta untuk beli. Jadi tambahan tiketnya ada seharga Rp. 15 ribu deh rasanya, untuk beli kartu Brizzi ini. “Memangnya harus ya, Pak?” Tanya saya. “Iya, nanti masuknya tap kartu.” “Oww... oke...” Saya kurang tau kalau harga parkir kendaraan, karena memang ayahnya Giva nggak parkir di sana. Sejarah Kebun Binatang Bukittinggi – Bermula dari Sebuah Kebun Bunga Sewaktu bundanya Giva ngajakin ke Kebun Binatang Bukittinggi ini, pikir saya sekalian lihat-lihat aja. Eh ternyata, Kebun Binatang Bukittinggi ini merupakan salah satu tempat wisata peninggalan Belanda juga ya. Wowww... sekalian wisata sejarah dong saya... Kebun Binatang Bukittinggi merupakan salah satu kebun binatang tertua di Indonesia. Satu-satunya kebun binatang juga di Sumatera Barat, dengan koleksi hewan terlengkap di Pulau Sumatera. Kerennn... Semua bermula pada tahun 1900-an, di mana pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah kebun bunga yang dikasih nama Strompark. Nama yang diambil dari perancangnya, yaitu Strom Gravenzande, seorang asisten residen Agam. Lalu pada tanggal 3 Juli 1929, taman bunga Strompark ini dijadikan kebun binatang bernama Fort de Kocksche Dieren Park. Panjang bener yak namanya, hahahahhh... Kebun binatang ini didirikan oleh Dr. J. Hock. Kemudian pada tahun 1935, replika Rumah Gadang pun dibangun. Ada 9 ruang dengan anjungan di kanan dan kirinya. Replika Rumah Gadang ini pun dinamakan Rumah Adat Baanjuang. Setelah Indonesia merdeka, kebun binatang Fort de Kocksche Dieren Park pun berganti nama menjadi Taman Putri Bungsu. Alhamdulillah namanya jadi gampang, hahah... Hingga pada tahun 1995, nama kebun binatang ini pun berganti menjadi Taman Marga Satwa & Budaya Kinantan. Wow, panjang juga ya sejarah Kebun Binatang Bukittinggi ini. Yuk lanjut, Giva dan Adek Devin lihat apa aja di dalamnya... Berkeliling Kebun Binatang Bukittinggi yang Cantik dan Adem Setelah beli tiket, kami pun memasuki gerbang. Karena untuk mencegah penularan Covid juga, jadi yang antri tiketnya 1 orang aja yang pegang kartu Brizzi dan bill. Rombongan lainnya dihitung aja, lalu dicocokkan dengan bill-nya. Kemudian tap kartu Brizzi, udah deh kita masuk... Pengunjung di sini harus pakai masker. Kalau enggak, ya nggak boleh masuk. Untuk anak-anak pun diminta pakai masker, kecuali balita mungkin agak susah ya. Giva pun terbiasa pakai masker, tiap kali keluar mulai berjalan ke sisi kanan. Di area paling bawah ini ada hewan-hewan yang hidup di tanah, kayak rusa dan gajah. Lalu di area belakang inilah terletak Rumah Adat Baanjuang. Kami pun memilih untuk putar-putar lihat hewan dulu. Selesai berkeliling di area bawah, lanjut kami masuk gerbang Taman Burung. Di sana ada beragam jenis burung, dengan kandangnya yang luas dan cantik banget. Beberapa dihiasi dengan taman dan air mancur, yang bikin suasanya makin adem untuk berkeliling. Lanjut kami naik dan di sana kami melongok ke bawah, untuk melihat harimau dengan kandangnya yang besar juga. Kalau dari sisi bawah, ini bisa lihat harimaunya mondar-mandir dari balik kaca. Jalan sedikit ke arah bawah, sampailah kami di area reptil. Ada kandang ular, buaya, serta orang utan. Jumlah hewannya memang kebanyakan pada satu-satu, tapi beragam jenisnya. Kalau buaya saya lihat ada 2, entah mungkin lebih. Buaya kan makin banyak ya di jaman sekarang, hahahahhh... Saya dan Giva emang jalan terpisah dari rombongan lainnya, karena Giva antusiasnya emang tinggi. Abis melongok ke yang satu, lanjut ngajakin jalan lagi. Walhasil, “Ayok lah, Bu Ita. Kita jalan berdua aja...” Haha... ini pun udah berapa kali bilang, “Bentar ya, Giva. Fotoin harimau dulu. Videoin buaya dulu...” Tibalah kami di depan Aquarium Raksasa. Saya tanya ke Giva, mau masuk, nggak. “Nggak usah deh. Udah gerimis dan Giva kan udah pernah lihat ikan di Sea World.” Sewaktu Giva liburan ke Jakarta, memang sempat main ke Sea World. Untuk memasuki Aquarium Raksasa ini bayar tiket lagi ya. Harga tiket masuk untuk anak-anak sebesar Rp. 2 ribu, sedangkan orang dewasa Rp. 5 ribu. Di sebelahnya ada Museum Zoologi. Nanti kalau ada kesempatan main ke Kebun Binatang Bukittinggi, moga bisa tengok-tengok 2 gedung ini ya... Termasuk melewati Jembatan Limpapeh untuk melihat benteng. Karena kemarin udah menuju sore, plus udah gerimis pula, makanya nggak sempat ke sana. Anyway, kalau buat saya... Kebun Binatang Bukittinggi cantik dan design-nya keren pula. Jadi mulai gerbang taman burung, ini kita berjalan muter aja, trus naik ke area atasnya tanpa naik tangga, cuma jalanan yang mendaki aja, kemudian muter lagi. Tempatnya nggak begitu luas, jadinya nggak capek jalan kaki. Ditambah adem pula. Apalagi udah nyampe area paling atas. Ini enak banget duduk-duduk sembari melihat Kota Bukittingi dari ketinggian. Gerbang masuk dan keluarnya beda, jadi berjalan itu cuma 1 arah aja. Untuk fasilitas lainnya kayak Musholla dan toilet juga ada. Ini sedikit video keseruan Giva dan Adek Devin sewaktu lihat-lihat hewan di Kebun Binatang Bukittinggi ya... Rumah Adat Baanjuang di Kebun Binatang Bukittinggi Selesai berkeliling, saya dan Giva pun duduk di pinggiran bawah Rumah Adat Baanjuang. Biar gampang juga janjian dengan rombongan lainnya. Nggak lama bundanya Giva pun datang. Sembari nunggu neneknya Giva dan Nenek Saras, saya masuk sebentar ke Rumah Adat Baanjuang ini. Giva diajak nggak mau, udah pegel dia, haha... Cerita tentang mengunjungi Museum Rumah Adat Baanjuang, pada post terpisah ya... Udah menuju sore, saatnya kami siap-siap pulang. Tadinya mau mampir ke Jam Gadang dulu, tapi ngelihat macetnya, waduhhh... Udahlah kapan-kapan aja main ke Bukittinggi lagi, haha... Oke, ini dia cerita liburan Giva dan Adek Devin, sewaktu mengunjungi Taman Marga Satwa & Budaya Kinantan, atau Kebun Binatang Bukittinggi. Moga bisa jadi rekomendasi bagi Ayah Ibu, Om Tante, atau Kakek Nenek yang lagi mencari rekomendasi tempat wisata anak dan keluarga di Sumatera Barat. Makasih banyak ya udah mampir...
harga tiket kebun binatang bukittinggi